Kamis, 03 Oktober 2019

Di Balik Kegemaran Terhadap Buadaya Korea


Di Balik Kegemaran Terhadap Buadaya Korea


                Budaya Korea khususnya Korea Selatan saat ini sedang marak-maraknya berkembang di Indonesia. Saat ini, berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, bahkan hingga Papua sudah mulai dipengaruhi oleh budaya Timur yang memang sedang menjelajah dunia ini. Kita lihat saja fakta di mana saat ini banyak masyarakat Indonesia khususnya para remaja yang mengikuti tren budaya tersebut. Banyak dari para remaja tersebut yang mulai meniru cara berbusana dan berpenampilan ala orang-orang Korea modern. Padahal, belum tentu cara busana yang dipakai sesuai dengan cara berbusana orang Indonesia.
            Orang Indonesia sangat terkenal dengan sikap ramah-tamahnya. Selain itu, gaya berbusana para masyarakat Indonesia pun terkenal akan kesopanannya. Kita dapat melihat gaya-gaya berbusana tradisional seperti batik yang memang dibuat sopan dan anggun, tidak seperti orang-orang Korea yang terkesan bebas dan terbuka. Gaya berbusana Korea tampaknya juga sudah mulai mengikuti gaya berbusana orang barat. Pada awalnya, sama seperti kita cara berpakaian orang-orang Korea tampak sopan terutama bagi penduduk yang tinggal di pedesaab. Namun, sama halnya dengan masyarakat Indonesia, para masyarakat Korea  pun sudah terpengaruh oleh era globalisasi dan modernisasi sehingga cara berpakaian mereka pun sedikit banyak mengikuti tren budaya barat. Sementara masyarakat Indonesia yang pada awalnya sudah mulai dipengaruhi oleh tren busana budaya Barat pun semakin dipengaruhi oleh tren busana para masyarakat Korea sehingga dengan pengaruh yang begitu kuat, banyak masyarakat khususnya para remaja Indonesia yang mulai meniru gaya-gaya mereka.
            Selain itu, budaya Korea juga mulai mempengaruhi jenis musik di Tanah Air. Saat ini, dapat kita lihat banyak sekali boyband dan girlband yang bermunculan di televisi. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia khususnya Bandung. Boyband dan Girlband sebenarnya bukanlah asli budaya Korea, bahkan negara-negara Barat sudah mulai mengeluarkan Boyband dan Girlband sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Hal yang menyebabkan keanehan adalah mengapa baru saat ini boyband dan girlband itu menjadi benar-benar berkembang di tanah air. Padahal, dahulu Indonesia sudah mulai membuat boyband dan girlband seperti ME, dan lain-lain. Namun, jumlah para boyband dan girlband tersebut tidak sebanyak sekarang dan mereka pun tidak bertahan lama. Hal ini membuktikan begitu kuatnya pengaruh budaya Korea di Indonesia.
            Pengaruh-pengaruh tersebut tidak terlepas dari peranan televisi dan berbagai media lain, baik cetak maupun elektronik. Perkembangan era globalisasi dan modernisasi saat ini memang tidka terlepas pengaruhnya dari media massa khususnya elektronik, terutama televisi dan internet. Kita lihat saja, saat ini banyak stasiun televisi yang menayangkan film-film drama Korea serta program musik yang banyak menampilkan para boyband dan girlband baru yang mengikuti style para boyband dan girlband Korea itu sendiri. Selain itu, banyak juga program televisi yang berupa kontes pencarian bakat di mana pemenangnya ada yang akan terbentuk sebagai boyband dan girlband Indonesia, bahkan dijanjikan akan ditraining langsung di negara Korea Selatan. Semua itu menyebabkan semakin besarnya pengaruh budaya tersebut terhadap masyarakat Indonesia itu sendiri.
            Selain itu, ketertarikan masyarakat terhadap budaya Korea menyebabkan munculnya komunitas pecinta budaya Korea di berbagai Kota-kota besar di Indonesia terutama Bandung dan Jakarta. Komunitas tersebut terdiri dari masyarakat yang tidak hanya tertarik dan ingin mengenal kebudayaan Korea saja, tetapi juga masyarakat yang memang ingin menyalurkan ketertarikan mereka pada budaya Korea itu sendiri. Komunitas-komunitas tersebut mewadahi masyarakat yang memang ingin menyalurkan minat dan bakatnya berkaitan dengan budaya Korea. Kita dapat melihat fenomena lahirnya para cover dance di kota-kota besar. Mereka tidak hanya terdiri dari laki-laki saja, tetapi juga wanita dari yang berusia remaja hingga dewasa. Ketertarikan mereka terhadap boyband dan girlband Korea membuat mereka ingin dapat menjadi seperti para boyband dan girlband tersebut. Para cover dance itu pun tidak hanya mengikuti sama persis tarian dan nyanyian para boyban dan girlband Korea, tetapi juga mengikuti gaya berpakaian yang benar-benar mirip dengan para artis Korea tersebut.
Sekelumit tentang budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.”Citra yang memaksa” itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti “individualisme kasar” di Amerika, “keselarasan individu dengan alam” di Jepang dan “kepatuhan kolektif” di Cina. Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Pengaruh demam K-POP sangat berdampak kepada budaya-budaya di Indonesia yang mana akan menghilangkan budaya local menjadi budaya luar yang mana akan menggantikan dangdut sebagai budaya local menjadi lagu dengan aliran K-POP.
Selain mempengaruhi budaya local demam K-POP merubah cara berpakaian remaja di Indonesia yang awalnya budaya Indonesia berpakaian sopan dan santun menjadi pakaian yang terlalu sexy. Masuknya K-POP di Indonesia sangat berpengaruh terhadap teknik informatika yang mana alat social media digunakan untuk mengirim video music K-POP yang merupakan video dance dengan pakaian sexy bisa ditonton oleh anak-anak yang belum cukup umur. Itu bisa mempengaruhi anak-anak tersebut mereka akan meniru gaya-gaya artis korea baik dari segi berpakaian, tarian serta nyanyian yang akan menenggelamkan budaya local berpakaian yang sopan serta tarian yang terlihat agak fulgar dan melupakan tarian local. Di Indonesia ada banyak sekali tarian local yang mana sedikit sekali anak-anak hingga dewasa yang mau melestarikannya, dimana mereka lebih memlilih budaya K-POP
Positife Dan Negatifnya Terhadap Budaya Bangsa
Positif
Ä  Dapat mempelajari kebiasaan, pola pikir dan perilaku maju sehingga dapat mendorong kita untuk menjadi lebih baik dan maju karena mereka. Dan perkembangan IPTEK di Korea dapat dikatakan lebih maju jika dibanding dengan perkembangan IPTEK di Indonesia. Dengan masuknya budaya Korea ke Indonesia setidaknya kita dapat mengembangkan IPTEK yang ada di Indonesia agar dapat menyamai IPTEK yang ada di Korea, karena perkembangan IPTEK merupakan salah satu nilai dari berkembangya suatu negara. Jika kita tertutup dari kebudayaan luar, maka kita tidak dapat mengetahui perkembangan zaman sehingga kita dapat menjadi bangsa yang tertinggal. Oleh karena itu, masuknya budaya korea juga  dapat menjadi nilai positif untuk bangsa Indonesia. 
Ä  Menginspirasi dunia musik Indonesia menjadi lebih berwarna. Hal ini terbukti dengan adanya korean wave di Indonesia dengan adanya boyband atau girlband indonesia yang baru bermunculan setelah adanya wabah kpop. Kecitaan terhadap musik semakin tinggi.
Ä  Menambah devisa negara. Dengan banyaknya artis korea  yang datang ke Jakarta untuk menggelar Konser seperti Super Junior yang secara tidak langsung mempromosikan indonesia sebagai tujuan menarik para wisatawan asing yang berasal dari korea.
Ä  Memeperat hubungan kerjasama dimplomatik dengan negara korea tersebut.
Negatif
Ä  Perilaku hidup boros
Para remaja yang begitu terobsesi kepada musik K-pop, drama Korea, bahkan produk-produk yang berasal dari Korea, membuat mereka mengeluarkan banyak uang hanya untuk sekadar membeli DVD, menonton konser, dan pergi ke Korea hanya untuk berburu barang-barang asli Korea. 
Ä  Munculnya Fanwar
Setiap orang mempunyai selera musik yang berbeda. Karena ada perbedaan selera musik atau perbedaan suatu kegemaran itulah yang membuat masing-masing fandom pasti juga mempunyai antis atau orang yang tidak menyukai suatu boyband atau girlbandtersebut. Perbedaan itulah yang memicu suatu fanwar atau peperangan antar fans. Biasanya hal ini banyak terjadi di dunia maya.
Ä  Lebih mencintai musik KPOP dari pada musik dalam negeri.
Masuknya musik KPOP ke Indonesia bisa menggeser kedudukan musik tanah air di hati ganerasi muda yang sangat mengagungkan musik KPOP. Lambat laun hal ini bisa membahayakan musik asli Indonesia karena kehilangan tempat di hati para generasi muda yang telah terpengaruh kebudayaan KPOP. Rasa cinta terhadap musik-musik kita sendiri tentu juga akan berkurang.
Ä  Meniru gaya hidup dari artis-artis korea yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.
Dapat menghilangkan budaya asli Indonesia, dan dapat terjadi di daerah yang proses perubahan sosial dapat menyebabkan permusuhan antara suku-suku sehingga rasa persatuan nasional yang akan terguncang. Jika budaya asing ke Indonesia, dan tidak ada lebih banyak kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikannya, tentu lebih Indonesian orang tidak bisa lagi melihat kebudayaan Indonesia kedepan.
Ä  Lebih menyukai produk luar yang berasal dari luar di banding produk asli Indonesia.
Generasi yang telah terpengaruh gaya hidup artis KPOP dan menjadi fans fanatik akan berusaha mengikuti cara konsumsi artis idolanya itu. Mulai dari makanan, pakaian, aksesories dan menggunakan produk-produk yang berasal dari negeri ginseng itu yang saat ini sudah mulai banyak masuk ke Indonesia. Hal ini juga bisa membuat tergesernya produk-produk buatan dalam negeri yang kualitas dan modelnya pun bisa bersaing dengan produk luar. Hanya saja kebanyakan masyarakat kita lebih merasa bangga jika menggunakan produk impor.
Ä  Perubahan perilaku yang berkiblat pada budaya KPOP.
Sering kita lihat sebagian banyak remaja yang bergaya menggunakan fashion korea. Tidak hanya itu, saking cintanya mereka juga bersikap layaknya masyarakat korea seperti yang terlihat dalam drama-drama korea yang banyak menampilkan kisah paling mengharukan tentang cinta. Drama korea penuh dengan adegan romantis yang membuat penggemarnya menjadi baperan yang kurang baik untuk di tonton anak remaja. Semua perilaku dalam film drama tersebut bisa menjadi contoh yang kurang baik untuk anak remaja yang belum bisa menyaring semua hal dengan baik. Seperti adegan bermesraan, mengenakan pakaian yang terbuka dan mini, mengkonsumsi minuman keras dan adegan lainnya yang bisa saja di tiru oleh generasi muda sebagai akibat pergaulan bebas di kalangan pelajar.
Ä  Gaya pacaran yang kelewat batas.
Menjadi penggemar KPOP akan membuat seseorang mengikuti acara dan menonton semua film yang dibintangi sang artis. Bagi yang sering menonton bahkan menjadi penggemar drama korea pasti yang rata-rata filmnya bergenre romantis yang menampilkan gaya pacaran yang lebih berani. Adegan tersebut bisa mempengaruhi remaja yang tengah berpacaran untuk meniru hal yang sama seperti yang ia lihat tanpa berpikir bahwa mereka tidak boleh menirunya. Boleh berpacaran asal tahu batas dan mengikuti tips pacaran sehat untuk kalangan remaja.

Tags :

bm

Syadad Kaisinnabil

Seo Construction

I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.

  • Syadad Kaisinnabil
  • Februari 24, 1989
  • 1220 Manado Trans Sulawesi
  • contact@example.com
  • +123 456 789 111

Posting Komentar